Membangun sistem internal yang dipakai setiap hari di loket layanan publik — dari antrian permohonan paspor sampai pelaporan operasional, dikerjakan sendiri dari kebutuhan sampai rilis.
Sehari-hari bertugas sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan kantor imigrasi. Dari situ saya belajar membangun aplikasi web sendiri untuk menjawab masalah operasional yang saya lihat langsung — antrian yang menumpuk, pencatatan keuangan yang manual, dan laporan yang sulit dilacak. Semua sistem di bawah ini saya rancang, kembangkan, dan pelihara sendiri, dari database sampai antarmuka.
Aplikasi manajemen nomor antrian untuk permohonan paspor, dipakai untuk mengganti sistem antrian manual di lima kantor imigrasi berbeda. Menangani pencetakan nomor, tampilan panggilan di loket, dan alur permohonan harian.
Sistem internal untuk membantu pencatatan dan perhitungan administrasi keuangan kantor, dipakai di tiga kantor imigrasi sebelum digantikan proses lain. Fokus pada input data yang cepat dan rekap yang akurat.
Sistem pelaporan operasional berbasis web yang dilengkapi aplikasi Android pendamping, memudahkan pencatatan dan pelacakan laporan langsung dari lapangan tanpa harus kembali ke kantor.
Untuk detail teknis lebih lanjut atau demo langsung, silakan hubungi saya — beberapa sistem di atas berjalan di jaringan internal kantor sehingga tidak punya tautan publik.